Blog Yang Bagus Itu Bagai Bibir Ketemu Bibir
May 19, 2012 in blog
Terus terang saya terkesima ketika membaca cerpen berjudul Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya Di Bibirku Dengan Bibirmu? karya Hamshad Rangkuti. Namun bukanlah pesona menyilaukan pada karya sastra itu yang ingin saya ceritakan, tapi lebih menitikberatkan pada judulnya.
Dalam perspektif saya, apakah bila bekas bibirnya di bibirmu sudah terhapus dengan ‘mendaratnya’ bibir saya maka jejak rasa yang tertinggal di sana juga dengan sendirinya akan sirna? Soalnya meski bibir tidak berhubungan dengan hati namun dalam konteks ‘ketemu bibir’ maka secara otomatis kita akan berbicara tentang hati.
Konon katanya, aksi ‘ketemu bibir’ kali pertama itu sulit dilupakan. Dan ungkapan ‘sulit dilupakan’ rasanya tak salah arti jika diganti dengan dengan kata ‘mempesona’, dan diranah inilah hati mengambil posisi.
Penghayatan pada aksi ‘ketemu bibir’ tentunya menghadirkan guratan rasa yang sangat dalam. Kembali saya bertanya, apakah Read the rest of this entry →













